Selamat datang di TokoKata! Tempat belajar investasi dan memperluas wawasan dunia! Follow kami di Google News!

Fakta Mengejutkan Tentang Detective Conan: Rahasia Tersembunyi di Balik Kehebatan Detektif Cilik

Simak fakta-fakta tentang Detektif Conan yang bakal bikin kamu terkejut!
Fakta Mengejutkan Tentang Detective Conan

Penulis: Ama Rii | Editor: Shoffan M.

Bagi kamu yang gemar membaca manga pasti nggak asing lagi dengan Detective Conan. Detective Conan merupakan salah satu serial anime dan manga tertua yang hingga kini belum tamat semenjak debutnya di tahun 1994 silam. 

Manga sekaligus anime ini bercerita mengenai kisah detektif SMU yang sangat pintar bernama Shinichi Kudo yang tiba-tiba berubah menjadi seorang anak kecil bernama Conan Edogawa karena minum suatu obat yang diberikan oleh seseorang yang misterius. Series manga dan anime Detective Conan telah memiliki penggemar setia di berbagai penjuru dunia, termasuk di Indonesia.

Daya tarik utama dari Detective Conan adalah plot cerita yang seru dan penuh misteri. Serial ini selalu mengajak audiens untuk ikut mencoba memecahkan teka-teki pada setiap episodenya. Berbagai macam karakter yang ada dalam serial ini juga ikut mewarnai Detective Conan, membuat alur cerita semakin menarik, menegangkan, dan tentunya bikin audiens penasaran. 

Kali ini, kita akan membahas beberapa fakta mengejutkan tentang Detective Conan dan apa saja rahasia dibalik kehebatan detektif cilik yang ini ini!

Gosho Aoyama: Sang kreator misteri

Gosho Aoyama
Gosho Aoyama. Illustrator Detektif Conan.

Gosho Aoyama lahir di Hokkaido pada tanggal 21 Juni 1963. Sejak kecil bakatnya dalam menggambar sudah terlihat. Di bangku kelas satu, lukisannya yang berjudul "Perang Yukiai" memenangkan sebuah kompetisi dan dipajang di Tottori Daimaru Department Store. 

Setelah menyelesaikan pendidikannya di sekolah menengah atas, Gosho melanjutkan studinya di Sekolah Tinggi Seni Universitas Nihon di Tokyo. 

Pada tahun 1986, Gosho memenangkan sebuah kontes komik untuk mahasiswa baru. Kontes ini menjadi batu loncatan untuk karirnya di masa depan, khususnya sebagai seniman & pengarang manga. 

Tahun berikutnya, Gosho membuat komik pertamanya yang berjudul "Chotto Mattete" yang artinya “Tunggu Sebentar”. 

Lalu pada tahun 1992, Gosho kembali memenangkan kontes manga Shogakukan untuk seri "Yaiba". Kemudian pada tahun 1994, terbitlah Gosho's Case Closed (sebutan lain dari Detective Conan), yang kemudian juga diadaptasikan menjadi serial TV anime yang populer hingga saat ini.

Fakta Mengejutkan Dibalik Kehebatan Detective Cilik Conan

Simak beberapa fakta berikut ini yang mungkin belum kalian ketahui! Fakta mana yang menurut kalian paling menarik? Komen di bawah ya guys!

Seorang Detektif SMU yang berbakat

Conan dan Ran

Shinichi Kudo adalah siswa SMU yang merupakan anak dari pasangan Yusaku Kudo dan Yukiko Kudo. Shinichi Kudo tumbuh besar menjadi pemuda yang jenius dan sangat intuitif. Kecerdasan yang dia miliki tentunya berkat mengalirnya darah seorang yang sangat jenius! 

Bahkan katanya melebihi kejeniusan Shinichi, yaitu ayahnya, Yusaku Kudo yang merupakan seorang penulis novel misterius yang terkenal. Ibunya juga merupakan wanita yang sangat pandai merias, ia juga merupakan seorang bintang film yang sangat terkenal. 

Sejak kecil, ayahnya sering membuatkan puzzle dan berbagai permainan untuk mengasah dan mempertajam kemampuan berpikirnya. Karena pengaruh dari ayahnya, Shinichi tumbuh menjadi seorang anak yang sangat gemar membaca buku, dia sangat menyukai novel misteri. Bahkan saat SD, Shinichi telah membaca seluruh koleksi novel misteri yang ada di perpustakaan sekolah dasarnya. 

Tidak hanya itu, Yusaku juga sering membawa Shinichi ke tempat kejadian kasus kejahatan,  hal ini membuatnya tumbuh menjadi anak yang gemar menginvestigasi kasus kriminal. Bahkan, sejak Shinichi masih duduk di bangku SD kelas 6, dia sudah ikut serta membantu polisi dalam melakukan penyelidikan. 

Shinichi kecil sangat senang membantu polisi dalam menyelesaikan kasus. Karena hobinya yang unik ini, teman-teman dan orang-orang di sekitarnya sampai menjulukinya sebagai penggila misteri.

Shinichi pernah mengikuti sebuah tim sepak bola saat sekolah menengah. Dia merupakan pemain tengah utama di tim sepak bola sekolahnya. Permainannya dalam sepak bola sangat bagus, bahkan kepala tim sepak bola sangat menyukainya dan pernah menyatakan cinta padanya. 

Namun, Shinichi menolaknya karena ia secara diam-diam sedang menyukai sahabat kecilnya, Ran Mouri yang saat itu juga merupakan teman sekelasnya. 

Di saat dia menjadi seorang pelajar SMU yang bernama Teitan. Shinichi telah menjadi detektif yang terkenal dan telah banyak menyelesaikan kasus sulit. Saat itu dia dikenal sebagai the saviour of the police force yang artinya penyelamat polisi di Jepang. 

Pada tahun yang sama, Shinichi juga meninggalkan tim sepak bola walaupun kemampuan bermainnya sudah setara dengan pemain tingkat nasional. Shinichi mengatakan bahwa dia menyukai sepak bola hanya untuk melatih refleksnya. Seperti Sherlock Holmes yang berlatih memanah untuk mengasah kemampuan refleks dan ketangkasannya. 

Kemampuan ini sangat membantunya untuk memiliki refleks yang bagus, hal ini akan sangat menguntungkan bagi seorang detektif. Tidak heran jika Shinichi mengikuti cara Sherlock, karena ia sangat mengidolakan tokoh fiksi yang satu ini, dia memiliki cita-cita menjadi the Sherlock Holmes of the Heisei era (Sherlock Holmes pada zaman Heisei).

Berubah Menjadi Conan Edogawa

Suatu hari, Shinichi Kudo dan Ran Mouri, teman kecil yang saat itu sudah menjadi kekasihnya, sedang bermain di Topical Land untuk merayakan kemenangan Ran dalam turnamen karate. Ketika sedang asik bermain, Shinichi melihat sosok yang mencurigakan. 

Kemudian dia mengejar sosok berbaju hitam tersebut. Saat itu, Shinichi menyaksikan transaksi ilegal yang dilakukan oleh orang mencurigakan tersebut, yakni Vodka. 

haibara dan conan

Sialnya, Shinichi tidak menyadari keberadaan Gin yang juga sedang mengawasi transaksi tersebut. Gin merupakan rekan Vodka. Karena dia telah melihat transaksi gelap yang seharusnya tidak boleh diketahui oleh siapapun, tentu Shinichi bisa menjadi ancaman bagi mereka, akhirnya Gin langsung menumbangkan Shinichi. 

Tidak hanya itu, Gin juga menjadikan Shinichi bahan eksperimen untuk obat misterius bernama APTX 4869 yang dikembangkan oleh Organisasi Hitam tersebut. 

Setelah meminumkan obat tersebut, Gin dan Vodka segera pergi meninggalkannya. Gin berharap Shinichi tewas tanpa jejak dengan bantuan obat tersebut. Namun sayangnya, yang terjadi justru tubuh Shinichi menyusut, berubah menjadi seperti anak yang berusia 6 tahun.

Tidak rela tubuhnya berubah menjadi kecil, Shinichi bertekad untuk membongkar kebusukan Organisasi Hitam. Untuk menyukseskan penyamarannya, dia bersandiwara selayaknya anak-anak. 

Karena orang tuanya sedang sibuk bekerja dan akan pergi luar negeri, dia dititipkan ke rumah seorang detektif bernama Kogoro Mouri sekaligus ayah dari kekasihnya, Ran Mouri. Shinichi kecil dititipkan oleh ibunya, Yukiko yang menyamar menjadi seorang ibu dengan penampilan yang berbeda agar pacarnya tidak mengenali ibunya Shinichi.

Pak Kogoro Mori

Ketika tubuhnya menjadi kecil, Shinichi menyamar menjadi seorang anak bernama Conan Edogawa. Nama Conan berasal dari Arthur Conan Doyle yang merupakan seorang pengarang cerita detektif fiksi Sherlock Holmes, sedangkan nama Edogawa berasal dari Edogawa Ranpo yang juga merupakan seorang pengarang detektif fiksi dari Jepang. 

Kemampuan Analisis Yang Luar Biasa

Detektif Conan dan Heiji

Meskipun tubuhnya menyusut, otak Shinichi tidak ikut menyusut. Kecerdasan dan kemampuan deduksinya masih tetap sama seperti sebelum dia meminum obat APTX 4869. Sebagai Conan, Shinichi terus berkomitmen untuk mendukung kebenaran dan melindungi orang yang tidak bersalah. 

Conan menggunakan kecerdasannya untuk memecahkan berbagai kasus rumit dan membantu Kepolisian Tokyo dalam penyelidikan. Sebagai orang yang cukup berpengalaman, Conan dapat menggunakan pemikiran yang strategis dan mencoba melihat gambaran besar dari petunjuk-petunjuk kecil yang tersedia di tempat kejadian perkara.

Menggunakan Peralatan Canggih Dalam Memecahkan Misteri

Haibara Ai Detective Conan

Tentu saja sangat berbahaya bagi seorang anak kecil berkeliaran di sekitar tempat terjadinya kasus kejahatan. Conan menggunakan berbagai macam alat canggih buatan Profesor Agasa yang dapat membantunya selama proses memecahkan sebuah kasus. 

Dengan menggunakan alat khusus buatan profesor Agasa bernama “Pita Pengubah Suara”, Conan dapat berbicara dengan mengeluarkan suara orang dewasa. Dengan menggunakan pita ini, Conan dapat meniru suara siapapun. 

Biasanya, Conan akan menggunakan obat bius untuk menidurkan Kogoro Mouri, lalu ia akan menggunakan suara Kogoro untuk mulai mengungkapkan deduksinya tanpa diketahui oleh siapapun.

Selangkah Lebih Dekat Untuk Menghancurkan Organisasi Hitam 

Gin dan Vodka dari Detective Conan

Menghancurkan suatu Organisasi gelap tidaklah mudah, Shinichi cukup kesulitan untuk mencari petunjuk tentang organisasi tersebut. Sampai akhirnya, muncullah Ai Haibara. Ai adalah mantan anggota Organisasi Hitam yang juga mengecil karena meminum APTX 4869 sekaligus orang yang membuat orang tersebut. 

Ai membelot dari organisasi tersebut karena kakaknya mati dibunuh oleh anggota Organisasi Hitam, yaitu Gin. Conan semakin menyadari bahwa Organisasi Hitam adalah sebuah organisasi berbahaya dan berisi orang-orang keji yang tidak ragu untuk membunuh siapapun. 

Dengan munculnya Ai, semakin mudah bagi Conan untuk mencari tahu tentang Organisasi Hitam. Conan mendapat bantuan darinya untuk mengumpulkan informasi mengenai organisasi tersebut. 

Itulah beberapa fakta dibalik kehebatan detective cilik bernama Conan dan alasan mengapa dia begitu berambisi untuk menghancurkan Organisasi Hitam. Meskipun situasi Shinichi menjadi rumit setelah tubuhnya berubah menjadi kecil, dia tetap setia dan terus melindungi keluarga, teman, dan orang-orang di sekitarnya. Loyalitas Shinichi terhadap Ran dan orang-orang terdekatnya juga tetap kuat. 

Tapi maaf, sebenarnya penulis lebih nge-ship Conan dan Ai <3. Nggak deh, bercanda!


Professional content writer, copywriter, and owner of TokoKata. Passionate blogger and SEO enthusiast. Practicing my bachelor's degree in accounting at the Indonesian Stock Exchange.